Langsung ke konten utama

PROFIL KELOMPOK PERIKANAN SIPAKAMASE II



PROFIL KELOMPOK PERIKANAN
SIPAKAMASE II
No reg kelompok : 2.2.73.72.03.1003.0311.0816
KELURAHAN WATANG SOREANG KECAMATAN SOREANG
KOTA PAREPARE

PENYULUH PENDAMPING :
ISWAHYUDDIN, S.Pi










SATMINKAL MAROS
PUSAT PELATIHAN DAN PENYULUHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN



OUTLINE PROFIL KELOMPOK
I. SEJARAH PENDIRIAN KELOMPOK SIPAKAMASE II
A. LATAR BELAKANG
Kelompok SIPAKAMASE II adalah sebuah wadah nelayan yang berada di Kelurahan Watang Soreang Kecamatan Soreang Kota Parepare Sulawesi Selatan, dibentuk atas kesadaran dan keinginan para anggota yang bertujuan untuk meningkatan kesejahteraan nelayan. Selain itu kelompok ini dibentuk agar nelayan dan masyarakat pesisir lainnya bisa belajar untuk me manajemen sebuah usaha agar bisa berkembang dan mandiri dengan harapan agar nelayan khususnya anggota kelompok bisa hidup sejahtera dan jauh dari kemiskinan.
Kelompok Sipakamase II pada awalnya bernama kelompok Sipakamase yang terbentuk pada tanggal 09 Maret 2011 dengan No Pengukuhan SP/109.b / KKPP / III / 2011 dengan jumlah yang ketua pertamanya adalah Bapak Asri Guntur. Namun seiring berjalannya waktu dimana jumlah anggota kelompok pun bertambah banyak yakni berjumlah 20 orang dan juga adanya rekstruktur organisasi kelompok dari anggota, maka pada tanggal 27 Februari 2015 bersamaan dengan adanya program IFAD dimana program ini menghendaki kelompok hanya terdiri dari 10 orang serta tidak melanggar aturan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 Tahun 2012 tentang penumbuhan kelembagaan pelaku utama perikanan maka kelompok Sipakamase dilebur menjadi 2 Kelompok yakni Kelompok Sipakamase I yang diketuai oleh Bapak Mardani dengan jumlah anggota kelompok 10 Orang serta Kelompok Sipakamase II yang diketuai oleh Bapak Sabang dengan jumlah anggota kelompok 10 Orang. Kelompok Sipakamase II pada tanggal 20 Agustus 2016 berhasil ditingkatkan kelas kelompoknya dari pemula menjadi Madya. Dimana kelompok ini pula telah memiliki Akte Notaris dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare (Terlampir).
Kelompok  Sipakamase II menggunakan metode alat tangkap seperti: Jaring atau Pukat dari berbagai ukuran yakni Ukuran 1 ¼ Inchi, 1 ¾ Inchi, 1 1/5 Inchi, 3 Inchi dan 4 Inchi.
Potensi perikanan khususnya di Kota Parepare dapat di katakan sudah mulai menurun tetapi tidak menyurutkan semangat anggota kelompok untuk berprofesi sebagai nelayan walaupun masih anggota kelompok yang mencari penghasilan tambahan seperti Penjual Ikan, dan tukang kayu, tetapi tidak meninggalkan profesi utamanya sebagai nelayan.

B. TUJUAN
            Adapun tujuan dari pendirian kelompok Sipakamase II ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berusaha secara bersama-sama guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota.


C. VISI DAN MISI
a. VISI
Terciptanya Keberdayaan dan Kemandirian Nelayan dalam mewujudkan ketahanan pangan  dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masayarakat nelayan
b. MISI
1. Meningkatkan Kebersamaan Nelayan
2. Meningkatkan Kesejahteraan taraf hidup masyrakat nelayan
3. Membangun perekonomian nelayan dibidang Tangkap, pengolahan, pemasaran, dan budidaya
4. Membangun semangat bahari dan ikut menjaga biota laut
5.Peningkatan sumber daya manusia dan aktif dalam  pelatihan pelatihan, penyulhan dan peningkatan ketrampilan nelayan



II. DATA DASAR KELOMPOK
A. NAMA DAN ALAMAT KELOMPOK KELAUTAN DAN PERIKANAN
a. Nama                                          : SIPAKAMASE II
b. Nomor  Badan Hukum               : 02 Tanggal 09 Oktober 2017
c. Alamat                                        : Jl Sumur Jodoh
d. Dusun                                         : Rt. 001 Rw.005
e. Kelurahan                                   : Watang Soreang
f. Kecamatan                                  : Soreang
g. Kabupaten/Kota                         : Parepare
h. No.Telp/Fax Sekretariat             :
i. No. Hp Ketua Kelompok                        : 0812-4065-7109
j. Email                                           :
k. Koordinat                                   : -3.992304 LS  119.634070 BT


 B. PETA LOKASI KELOMPOK






 C. PENUMBUHAN KELOMPOK
a. Tanggal/Bln/Tahun Pendirian                 : 09/Maret/20111
b. Kelas Kelompok                                     : Pemula
c. Nomor  Sertifikat Pengukuhan               : SP// 109.b / KKPP / III / 2011
D. PENINGKATAN KELOMPOK
a. Tanggal/Bln/Tahun                                 : 20/Agustus/2016
b. Kelas Kelompok                                     : Madya
c. Nomor  Sertifikat                                    : 000.222/KCS

  
E. PENGURUS DAN ANGGOTA KELOMPOK
Kelompok Sipakamase II memiliki jumlah anggota sebanyak 10 orang. Sebagaimana rincian sebagai berikut.
No
Nama
L/P
Umur (tahun)
Pendidikan Terakhir
Alamat
Jabatan di Kelompok
1
Sabang
L
42
SD
Jl. Sumur Jodoh Cempae
Ketua
2
Ramli
L
39
SD
Jl.Sumur Jodoh GG udang no. 06
Sekretaris
3
Darwis
L
43
SMP
Jl. Sumur Jodoh GG Udang
Bendahara
4
Sapri
L
43
SD
Jl. Sumur Jodoh Gang Bete
Anggota
5
M.Amin
L
59
Tidak Sekolah
Jl.Sumur Jodoh GG udang no. 02
Anggota
6
Tyas M.Amin
L
36
SMA
JL. Sumur jodoh. Gg. Udang no. 2
Anggota
7
M.Jufri
L
62
Tidak Sekolah
JL. Sumur Jodoh Gang Bete No.35
Anggota
8
Agus
L
35
SMP
JL. Sumur Jodoh Cempae
Anggota
9
Hendera
L
22`
SD
JL. Sumur Jodoh Gg.No.44
Anggota
10
Kasman
L
27
SMA
Jl. Sumur jodoh gg.udang
Anggota

  
III. STRUKTUR ORGANISASI







IV. PERKEMBANGAN USAHA KELOMPOK

            a. Jenis Usaha : Perikanan Penangkapan
            b. Komoditas yang Diusahakan
- Ikan Pelagis Kecil dan Besar : Katamba, Layang, Bete-bete dan lain-lain
            c. Aset Kelompok Perikanan          
No
Jenis Barang
Jumlah
Nama Pemilik
Nominal (Rp)
1
Mesin 6 PK Vanguar
1 Unit
Sabang
4.500.000
Pukat  dan Jaring
50 Set
5.000.000
Perahu
1 unit
6.500.000
2
Jaring
10 set
Darwis
3.000.000
Mesin 13 PK Honda
1 unit
7.000.000
Perahu
1 unit
6.500.000
3
Jaring
8 Set
Ramli
1.200.000
Perahu
1 Unit
6.500.000
Mesin 9 PK Honda
1 Unit
7.000.000
4
Mesin 9 PK Tagawa
1 Unit
Tyas
6.500.000
Perahu
1 Unit
6.500.000
Pukat
20 Set
2.500.000
5
Mesin 13 Pk Tagawa
1 Unit
M.amin
7.500.000
Pukat
20 Set
2.500.000
Perahu
1 Unit
7.000.000
6
Mesin 6 PK Honda
1 Unit
Sapri
5.500.000
Pukat
30 Set
4.500.000
Perahu
1 Unit
7.500.000
7
Mesin 9 PK Tagawa
1 Unit
Agus
6.500.000
Perahu
1 Unit
7.000.000
Jaring 3 inchi
10 Set
2.000.000
8
Mesin  Honda 6 Pk
1 Unit
M.jupri
5.500.000
Pukat Tasi
20 Set
3.000.000
Perahu
1 Unit
6.500.000
9
Mesin Honda 6 Pk
1 Unit
Hendra
4.500.000
Jaring
20 Set
2.500.000
Pukat
10 Set
1.500.000
Perahu
1 Unit
6.000.000
10
Mesin  6 PK
1 Unit
Kasman
4.000.000
Perahu
1Unit
6.500.000
Pukat 1.5 Inchi
15 Set
2.250.000



            d. Omset Usaha Anggota Kelompok

              Omset kelompok sebesar Rp. 258.800 .000 selama 1 tahun denga jumlah Trip Penangkapan dalam sebulan antara 19 sampe 24 hari , adapun rinciannya sebagai berikut :
No
Nama Anggota Kelompok
Omzet per tahun (Rp)
1
Sabang
33.000.000
2
Darwis
18.000.000
3
Ramli
25.500.000
4
Tyas
26.220.000
5
M.Amin
27.720.000
6
Sapri
31.740.000
7
Agus
26.460.000
8
M.Jupri
25.080.000
9
Hendra
23.760.000
10
Kasman
20.520.000
JUMLAH
258.800.000

e.  Program Kerja
                        * Pertemuan rutin/rembuk kelompok             : ada/tidak ada Min 1 kali/bulan
                        * Pertemuan bulanan dengan Penyuluh          : ada/tidak ada  Min 1 kali/bulan


V. PENUTUP
Demikian profil kelompok Sipakamase II kelurahan Watang Soreang Kecamatan Soreang Kota Parepare kami buat sebagaimana mestinya demi kelancaran pelaksanaan Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2019








Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT TANGKAP BAGAN DAN JENISNYA

Bagan adalah salah satu jenis alat tangkap yang digunakan nelayan di tanah air untuk menangkap ikan pelagis kecil, pertama kali diperkenalkan oleh  n singkat alat tangkap tersebut telah dikenal di seluruh Indonesia. Bagan dalam perkembangannya telah banyak mengalami perubahan baik bentuk maupun ukuran yang dimodofikasi sedemikian rupa sehingga sesuai dengan daerah penangkapannya. Berdasarkan cara pengoperasiannya bagan dikelompokkan dalam jaring angkat ( lift net ), namun karena menggunakan cahaya lampu untuk mengumpulkan ikan maka disebut juga  light fishing (Subani dan Barus, 1972; Baskoro dan Suherman, 2007).    Menurut  Baskoro   dan Suherman (2007), bagan dapat diklasifisikan menjadi dua, yaitu bagan tancap dan bagan apung. Bagan tancap merupakan bagan yang dipasang dengan jalan menancapkan rangka badan kedalam perairan sehingga posisi bagan tancap hanya dapat sekali ditanam dan tidak dapat dipindah-pindah selama musim penangkapan. Operasi penangka...

MENGENAL TERUMBU KARANG

Terumbu karang terdiri dari dua kata, yakni terumbu dan karang. Istilah terumbu dan karang memiliki makna yang berlainan. Istilah karang merujuk pada sekumpulan binatang. Sedangkan terumbu merupakan struktur kalsium karbonat (CaCO 3 ) yang dihasilkan oleh karang. Dalam bahasa Inggris disebut  coral reef Terumbu karang atau dikenal dengan istilah  coral reef  adalah sekumpulan  karang yang menghasilkan kapur dan bersimbiosis dengan zooxanthellae, yaitu  organisme uniseluler  yang dapat melakukan proses fotosintesis. Meskipun beberapa karang memiliki bentuk menyerupai  tumbuhan kingdom plantae , namun karang dalam  klasifikasi makhluk hidup  termasuk dalam kingdom animalia. Terumbu karang dalam  pengelompokan hewan  dikelompokkan dalam kelas anthozoa. Pada bentuk sederhananya, terumbu karang dibentuk oleh polip, yaitu bentuk tabung yang memiliki mulut diatasnya. Polip inilah yang berperan dalam pembiakan karang Ter...

Penyuluh Perikanan Satminkal Maros Mengikuti Diklat Cyber Extension

Guna mendukung era 4.0 yakni era dimana semua kegiatan akan berbasis teknologi tanpa terkecuali kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Penyuluh. Untuk mendukung era 4.0 maka   Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (Puslatluh) melaksanakan Pendidikan dan Latihan Cyber Extension   pada tanggal 10 sampai 12 Desember 2018 di Balai Diklat Aparatur Sukaman di Kabupaten Subang Jawa Barat. Pendidikan dan Latihan Cyber Extension ini diikuti oleh 100 Orang Penyuluh Perikanan yang berasal dari 9 Satminkal yang ada Indonesia. BRPBAP3 Maros sendiri mengikuti sertakan penyuluh perikanan sebanyak 10 orang yang terdiri dari 4 Orang Luhkan Sul-sel, 4 Orang luhkan Sultra dan 2 Orang Luhkan Sultra Dalam sambutan dan Arahannya sekaligus membuka Pendidikan dan Latihan Cyber Extension Plt. Kepaa Balai Diklat Aparatur Sukamandi Bapak Raden Hernan Mahardika   S.STP. MM yang mewakili Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan (Kapuslatluh) KKP mengharapkan dengan adanya kegiat...