Langsung ke konten utama

PROFIL POKLAHSAR BUNGA MEKAR 1


PROFIL KELOMPOK PERIKANAN
BUNGA MEKAR 1
No reg kelompok :2.3.73.72.03.1004.1214.1017
KELURAHAN WATANG SOREANG KECAMATAN SOREANG
KOTA PAREPARE

PENYULUH PENDAMPING :
ISWAHYUDDIN, S.Pi






OUTLINE PROFIL KELOMPOK
I. SEJARAH PENDIRIAN KELOMPOK BUNGA MEKAR 1
A. LATAR BELAKANG
Kegiatan industri dianggap memberikan dampak buruk bagi lingkungan yaitu meningkatkan pencemaran air dan udara, penurunan kualitas tanah, dampak dalam skala global seperti hujan asam, pemanasan global dan penipisan lapisan ozone. Untuk menciptakan produksi yang berkelanjutan, industri diharapkan mempunyai sikap proaktif dalam mengontrol sampai mencegah terjadinya pencemaran. Selama ini pengendalian pencemaran dilakukan setelah limbah terbentuk (end of pipe treatment). Hal ini tidak akan menyelesaikan permasalahan pencemaran secara maksimal, karena bahan pencemar hanya berpindah dari media satu ke media yang lain. Dari segi ekonomi, industri memerlukan biaya investasi yang besar dalam membangun instalasi pengolah limbah sehingga biaya produksi meningkat. Tentunya akan sangat keberatan bagi industri kecil yang mempunyai modal terbatas untuk operasional kerja.
 Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan bumi dari sampah tanpa banyak bicara. Jangan hanya menjadi wacana bebaskan sampah dari lingkungan sekitar kita. Kepedulian pada penanggulangan menumpuknya limbah tak perlu dilakukan instansi, perorangan pun nyatanya bisa mengolah limbah menjadi barang jadi. Dengan inisiatif dan daya kreatifitas, limbah pun bisa menjadi barang berharga dengan nilai tinggi.
Industri kerajinan berbahan baku limbah hasil laut menjadi minat masyarakat untuk dikembangkan.  Selain memanfaatkan limbahnya, hasil kerajinan dengan sentuhan inovasi akan mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi.
Usaha Kerajinan Kerang yang dijalankan adalah jenis usaha industri rumahan berskala kecil yang khusus hanya memproduksi aksesoris berbahan baku dari kerang. Alasan tersebut di atas maka pada tanggal 1 Desember 2014 maka Kelompok Bunga Mekar 1 dikukuhkan kemudian dinaikkan kelasnya pada tanggal 30 Oktober 2017 .
Adapun dasar Kelompok Bunga Mekar 1 memilih Usaha Kerajinan Kerang didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
1.  Kerang memiliki banyak warna sehingga perpaduan warna dari Kerang menghasilkan sesuatu yang sangat menarik, selain itu Kerang Juga mudah dibentuk sehingga hasil kreasi dari Kerang diminati oleh sebagian besar orang disemua kalangan usia.
2.  Kerang merupakan bahan yang murah. Namun, kreasi yang dihasilkan memiliki nilai jual yang cukup tinggi tergantung dari tingkat kerumitan dan kreativitas pembuat.
3.  anggota kelompok memiliki pengalaman dalam mengolah kerang yang pernah didapatkan dari berbahgai pelatihan.


B. TUJUAN
            Adapun tujuan dari pendirian kelompok BUNGA MEKAR 1 ini adalah :
1.      Untuk memperoleh penghasilan yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari anggota kelompok.
2.      Untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam bidang berwirausaha yang dipadukan dengan desain
3.      Meningkatkan nilai jual produk olahan perikanan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para anggota kelompok.
4.      Bisa memanfaatkan waktu luang, untuk sesuatu yang berguna.

C. VISI DAN MISI
a. VISI
Mendukung Kota Parepare sebagai Sentra Perikanan yang Tangguh dan Mandiri. Tangguh memiliki pengertian penggunaan sumberdaya secara optimal; respon terhadap permintaan dan mampu menerapkan teknologi tepat guna; mampu menghadapai perubahan harga, lingkungan strategis; produktivitas usaha yang efisien dan berkelanjutan; keberlangsungan usaha yang dapat dinikmati oleh semua pelaku  yang terlibat dalam jalinan bisnis; adaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis yang mempengaruhinya.

b. MISI
Menjadikan kota parepare sebagai sentra pusat kerajinan dari hasil laut.


II. DATA DASAR KELOMPOK
A. NAMA DAN ALAMAT KELOMPOK KELAUTAN DAN PERIKANAN
a. Nama                                          : BUNGA MEKAR 1
b. Nomor  Bada

B. PETA LOKASI KELOMPOK



C. PENUMBUHAN KELOMPOK
a. Tanggal/Bln/Tahun Pendirian                 : 01 Desember 2014
b. Kelas Kelompok                                     : Pemula
c. Nomor  Sertifikat Pengukuhan               : 000/138/XII/Wt.Srg/2014
D. PENINGKATAN KELOMPOK
a. Tanggal/Bln/Tahun                                 : 30 Oktober 2017
b. Kelas Kelompok                                     : Madya
c. Nomor  Sertifikat                                    : 000/326/KCS

  
E. PENGURUS DAN ANGGOTA KELOMPOK
Kelompok BUNGA MEKAR 1  memiliki jumlah anggota sebanyak 9 orang. Sebagaimana rincian sebagai berikut.
No
Nama
L/P
Umur (tahun)
Pendidikan Terakhir
Alamat
Jabatan di Kelompok
1
Halijah R
P
46
SMA
Jl.Petta Oddo No.40 c
Ketua
2
Sitti Khadijah
P
41
SLTP
JL. Petta Oddo Cempae
Sekretaris
3
Ariani Abbas
P
38
SLTP
Jl. Titang No. 11 B
Anggota
4
Hasni Umar
P
37
SLTP
Jl.Titang Cempae
Anggota
5
Fitriah
P
35
SD
Jl. Titang
Anggota
6
Hasria
P
40
SD
Jl. Sumur Jodoh GG. Bete No.35A
Anggota
7
Hj. Nurlina
P
40
SLTP
Jl. Titang
Anggota
8
Muliati M
P
36
SLTP
Jl. Sumur Jodoh GG. Bete
Anggota
9
Rosnani
P
37
SLTP
Jl. Titang
Anggota



III. STRUKTUR ORGANISASI


IV. PERKEMBANGAN USAHA KELOMPOK
            a. Jenis Usaha : Pengolahan Hasil Laut (Kerang-Kerangan)
            b. Komoditas yang Diusahakan
- Gantungan Kunci, Lampu Hias, bros. tempat tisu, cermin hias, asbak, bingkai foto.
            c. Data Produksi dan Produktivitas (Perbulan)                                                    
No
Komoditas
Produksi (Buah)
Keterangan
1
Lampu Hias
2
Tergantung Pesanan  / Pameran
2
Bros
10
Tergantung Pesanan  / Pameran
3
Tempat Tisu
2
Tergantung Pesanan  / Pameran
4
Cermin Hias
1
Tergantung Pesanan  / Pameran
5
Asbak
1
Tergantung Pesanan  / Pameran
6
Gantungan Kunci
3
Tergantung Pesanan  / Pameran


d. Aset Kelompok Perikanan          
            Adapun asset-aset yang dimiliki oleh Kelompok Perikanan Bunga Mekar 1 bersumber dari Bantun Langsung Masyarakat (BLM) CCD IFAD tahun 2015. Adapun jenis asetnya adalah :
NO
JENIS BARANG
VOLUME
SATUAN
HARGA SATUAN
KET
1
Mesin Gurinda Duduk wesplaka 16mm
2
Buah
8,000,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
2
meja dudukan mesin 120x60x90cm
2
Buah
1,300,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
3
Mesin Gurinda Penghalus makita 3900rpm
2
Buah
3,000,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
4
Mesin gergaji tripleks robert bosch GmBh3601E092Ko
2
Buah
3,000,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
5
Mesin gurinda Tangan maktec MT90 rpm 100m
2
Buah
2,000,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
6
mata gurinda pemotong
6
Buah
300,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
7
mata gurinda penghalus
6
Buah
300,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
8
Alat cetak lampu fiber gelas besar
4
Buah
2,200,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
9
Alat cetak lampu fiber Gelas kecil
4
Buah
1,200,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
10
Alat cetak dudukan lampu fiber
4
Buah
800,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
11
Alat cetak pembuatan asbak fiber gelas
3
Buah
600,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
12
Alat cetak pembuatan gantungan kunci
6
Buah
450,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
13
Alat tembak lem lilin
5
Buah
175,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
14
bor listrik maktec MT60
2
unit
1,000,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
15
mata bor aldo type MBS25
2
set
700,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
16
Mesin kompresor dongwa 2800rpm
1
Buah
2,475,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
17
etalase 100x90x120cm
1
Buah
1,000,000
Bantuan BLM CCD IFAD Tahun 2015
TOTAL
28,500,000

         
           e.. Omset Usaha Anggota Kelompok
            Untuk omset kelompok Bunga Mekar 1 tergantung dari banyaknya permintaan / pesanan dari konsumen. Tapi pada umumnya omzet perbulan kelompok perbulannya minimal Rp. 600.000 bahkan pernah mencapai 2.000.000 perbulannya yakni pada saatnya ada kegiatan pameran.

f.  Program Kerja
                        * Pertemuan rutin/rembuk kelompok              : ada/tidak ada Min 1 kali/bulan
                        * Pertemuan bulanan dengan Penyuluh          : ada/tidak ada  Min 1 kali/bulan


 DOKUMENTASI KEGIATAN


VI. PENUTUP

Demikian profil kelompok BUNGA MEKAR 1 kelurahan Watang Soreang Kecamatan Soreang Kota Parepare kami buat sebagaimana mestinya demi kelancaran pelaksanaan Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAT TANGKAP BAGAN DAN JENISNYA

Bagan adalah salah satu jenis alat tangkap yang digunakan nelayan di tanah air untuk menangkap ikan pelagis kecil, pertama kali diperkenalkan oleh  n singkat alat tangkap tersebut telah dikenal di seluruh Indonesia. Bagan dalam perkembangannya telah banyak mengalami perubahan baik bentuk maupun ukuran yang dimodofikasi sedemikian rupa sehingga sesuai dengan daerah penangkapannya. Berdasarkan cara pengoperasiannya bagan dikelompokkan dalam jaring angkat ( lift net ), namun karena menggunakan cahaya lampu untuk mengumpulkan ikan maka disebut juga  light fishing (Subani dan Barus, 1972; Baskoro dan Suherman, 2007).    Menurut  Baskoro   dan Suherman (2007), bagan dapat diklasifisikan menjadi dua, yaitu bagan tancap dan bagan apung. Bagan tancap merupakan bagan yang dipasang dengan jalan menancapkan rangka badan kedalam perairan sehingga posisi bagan tancap hanya dapat sekali ditanam dan tidak dapat dipindah-pindah selama musim penangkapan. Operasi penangka...

MENGENAL TERUMBU KARANG

Terumbu karang terdiri dari dua kata, yakni terumbu dan karang. Istilah terumbu dan karang memiliki makna yang berlainan. Istilah karang merujuk pada sekumpulan binatang. Sedangkan terumbu merupakan struktur kalsium karbonat (CaCO 3 ) yang dihasilkan oleh karang. Dalam bahasa Inggris disebut  coral reef Terumbu karang atau dikenal dengan istilah  coral reef  adalah sekumpulan  karang yang menghasilkan kapur dan bersimbiosis dengan zooxanthellae, yaitu  organisme uniseluler  yang dapat melakukan proses fotosintesis. Meskipun beberapa karang memiliki bentuk menyerupai  tumbuhan kingdom plantae , namun karang dalam  klasifikasi makhluk hidup  termasuk dalam kingdom animalia. Terumbu karang dalam  pengelompokan hewan  dikelompokkan dalam kelas anthozoa. Pada bentuk sederhananya, terumbu karang dibentuk oleh polip, yaitu bentuk tabung yang memiliki mulut diatasnya. Polip inilah yang berperan dalam pembiakan karang Ter...

Penyuluh Perikanan Satminkal Maros Mengikuti Diklat Cyber Extension

Guna mendukung era 4.0 yakni era dimana semua kegiatan akan berbasis teknologi tanpa terkecuali kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Penyuluh. Untuk mendukung era 4.0 maka   Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (Puslatluh) melaksanakan Pendidikan dan Latihan Cyber Extension   pada tanggal 10 sampai 12 Desember 2018 di Balai Diklat Aparatur Sukaman di Kabupaten Subang Jawa Barat. Pendidikan dan Latihan Cyber Extension ini diikuti oleh 100 Orang Penyuluh Perikanan yang berasal dari 9 Satminkal yang ada Indonesia. BRPBAP3 Maros sendiri mengikuti sertakan penyuluh perikanan sebanyak 10 orang yang terdiri dari 4 Orang Luhkan Sul-sel, 4 Orang luhkan Sultra dan 2 Orang Luhkan Sultra Dalam sambutan dan Arahannya sekaligus membuka Pendidikan dan Latihan Cyber Extension Plt. Kepaa Balai Diklat Aparatur Sukamandi Bapak Raden Hernan Mahardika   S.STP. MM yang mewakili Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan (Kapuslatluh) KKP mengharapkan dengan adanya kegiat...